Universitas Janabadra Dampingi Pokdarwis dan UMKM Lembah Oyo Kedungjati melalui Program Pemberdayaan Wilayah
- Admin web Epembangunan
- 2 hari yang lalu
- 1 menit membaca

Universitas Janabadra (UJB) kembali melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Program Pemberdayaan Wilayah (PPW) yang didanai oleh Hibah Kemdiktisaintek. Memasuki tahun kedua pelaksanaan program, tim pengabdi UJB melakukan pendampingan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Lembah Oyo Kedungjati sebagai upaya meningkatkan potensi pariwisata dan perekonomian masyarakat.
Tim pengabdi terdiri atas dosen dan mahasiswa Universitas Janabadra yang diketuai oleh Drs. Danang Wahyudi, S.E., M.Si., dengan anggota Rini Raharti, S.E., M.Si. dan Sukamto, S.T., M.T.. Keterlibatan mahasiswa dalam program ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan potensi lokal.

Pada kegiatan pendampingan Pokdarwis, tim pengabdi berfokus pada pengembangan jalur wisata susur Sungai Oyo sebagai salah satu daya tarik utama di kawasan Lembah Oyo Kedungjati. Pendampingan dilakukan melalui penataan jalur wisata, identifikasi potensi kawasan, serta pengembangan konsep wisata yang memberikan pengalaman lebih menarik, aman, dan nyaman bagi wisatawan. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik destinasi sekaligus mendorong bertambahnya kunjungan wisata.


Selain pengembangan destinasi wisata, tim pengabdi juga memberikan pendampingan kepada UMKM melalui pengembangan produk unggulan berupa Tiwul Wader, makanan khas daerah yang memiliki potensi sebagai oleh-oleh khas Lembah Oyo Kedungjati. Pendampingan mencakup proses pengolahan produk, peningkatan kualitas, pengemasan, hingga penguatan strategi pemasaran agar produk memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar.
Melalui Program Pemberdayaan Wilayah ini, Universitas Janabadra terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berbasis potensi lokal melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Sinergi antara pengembangan destinasi wisata dan penguatan UMKM diharapkan mampu menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan Lembah Oyo Kedungjati.




This kind of community empowerment program shows how local tourism and small businesses can grow together. Visual storytelling is a great way to highlight these projects and connect with a wider audience. Platforms such as Banana Pro AI can help present these stories in a more engaging way.
It is inspiring to see universities working directly with local communities to support economic growth and small businesses. Sharing these initiatives through a clear digital platform can help more people discover their impact. Tools like AI Copy Website can help organizations create better online experiences.
Let’s be real. Between doomscrolling on TikTok and trying to survive our daily routines, our attention spans are completely cooked. So, naturally, the internet decided that what we really needed was foodle—a digital puzzle game designed specifically to make you feel like you failed middle school health class. If your friends haven't spammed your group chat with their daily Foodle scores yet, consider this your warning: your screen time is about to skyrocket.